Resmi Dideklarasikan Partai Emas Angkat Kaum Muda Milenial Terdampak COVID.

Sumber : suluhindonesia.com

BABABE, PKRI-CYBER NUSANTARA – Jakarta, Meski perhelatan akbar pesta demokrasi masih lama, yakni tahun 2024, maka tidak salah beberapa tokoh elit politik menyusun strategi untuk membentuk partai baru. Pembentukan partai baru tentu tujuannya baik, yakni ingin mensejahterakan masyarakat.

Membicarakan kesejahteraan apalagi era modernisasi, era digital, sangat cocok dengan partai baru satu ini. Partai lahir dari sebuah gagasan baru itu diberi nama Partai Emas atau Partai Era Masyarakat Sejahtera. Partai ini sangat cocok dengan julukan yang disandang sang Ketua Umum Hj. Hasnaeni yakni “Wanita Emas”. Julukan “Wanita Emas” ini pernah menghiasi hiruk-pikuk jelang Pilgub DKI 2016 – 2017.

Partai yang mengusung Visi dan Misi menjadi partai pelopor “Memerangi Kemiskinan dan Mengangkat Kesejahteraan Rakyat“ ini tentu sangat cocok ikut menghiasi pesta demokrasi yang akan digelar 5 tahun sekali itu.

“Program kerja Partai Emas nantinya menjadi tantangan yang sangat besar. Tantangan kami adalah kaum milenial. Mereka nantinya akan jadi generasi penerus bangsa. Selain itu membenahi pendidikan, memperhatikan kalangan masyarakat bawah. “ujar Sekjen Partai Emas Prof. AR Adji Hoesodo saat penandatanganan Akta Notaris di kantor DPP, Kemang Timur V Kavling 2 RT 002 RW 002 Kelurahan Duren Tiga Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (09/09/2020).

Program-program partai ini dilihat dari kondisi “demografi” tentu menjadi tantangan yang kritis, apalagi sekarang “demografi” belum ada sensus yang baru. Bayangkan, tambah Adji, jumlah penduduk Indonesia sekitar 280 juta jiwa.

Jadi, sekali lagi, kata dia, adanya pandemi Covid-19 dikhawatirkan mempengaruhi proses perkembangan generasi milenial, anak-anak sekolah yang belajar secara “daring” atau “online” juga pola makan dan lain sebagainya. Ini akan melahirkan generasi yang tidak memiliki skill yang mumpuni. Tentu saja menjadi beban, dalam kondisi “demografi” itu tidak akan tercapai.

Pandemi Covid-19 bukan hanya dialami oleh Indonesia, namun dunia. Semuanya mengalami perubahan tatanan kehidupan yang membuat ekonomi berantakan.

Untuk itu, penandatanganan dalam kondisi pandemi ini tidak mengurangi semangat untuk berdemokrasi, mendirikan sebuah partai. Yang jelas, pihaknya tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu mentaati aturan protokol kesehatan dunia WHO.

“Hal ini membuat kami dari Partai Emas berupaya mengantisipasi dan mempersiapkan segi kehidupan itu. Juga sebagai masukan buat pemerintah untuk membuat kebijakan. Kondisi pandemi menjadi PR (pekerjaan rumah) buat kita semua. Kalau pembekalan untuk kader tetap rutin dalam kepemimpinan “Astagatra”, “pungkas Adji.

Diketahui, acara penandatanganan Akte Pendirian dilakukan dihadapan Notaris oleh dua orang Tim Perumus yaitu Pembina Tim – Hj Hasnaeni, SE MM dan Anggota Erawaty.

Akte Pendiri tersebut dihadiri oleh sejumlah Panitia / Tim Perumus Partai Emas masing masing adalah, Pembina Tim – Dr. Hj. Hasnaeni SE, MM, Ketua Tim Fachruddin Sekretaris Tim Prof. Dr. Ir. AR. Adji Hoesodo, MD (H), SH, MH, MBA serta beberapa anggota Tim yaitu Ihsan Prima Negara SE, SH, MM, Ruly Yudhistira, Erawatiy, Buchari Muslim, SE, SH, MH, Devi Fatwanti SPar, SPd ,MPd dan Tengku Marina RA. Selain itu 50 orang pendiri partai Emas serta para pengamat menjadi saksi pengaktean tersebut.

Partai Emas berdiri pada 11 Juli 2020 itu mengesahkan, mengaktekan, sebagai Dewan Pimpinan Pusat Partai Emas adalah : Ketua Umum : (Hj Hasnaeni, SE, MM). Wakil Ketua Umum I (Ruly Yudhistira), Wakil Ketua Umum II (Hendri Cher), Sekretaris Jendral (Prof. Dr. Ir. AR Adji Hoesodo, MD(H), SH, MH, MBA) Wakil Sekretsris Jendral I (Ihsan Prima Negara, SE, SH, MM), Wakil Sekretaris Jendral II (Rienike Delira Cahyadi) serta Bendahara Umum (Erawaty), Wakil Bendahara Umum I (Nurmayunita Septia Utami) dan Wakil Bendahara Umum II Tengku Marina RA. SI/Abuzakir Ahmad.

Red-Copy-suluhindonesia.

Totop ST

Pendiri MB PKRI CADSENA dan Owner PT MEDIA PKRI CYBER