Indikasi adanya jaringan Narkoba di Rutan Klas II B Karo.

POLSUSWASKIANA SUMUT, KARO. Empat warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan/Rutan Klas II B Karo diduga merupakan jaringan pengedar Narkotika jenis sabu, jaringan ini masih bergerak bebas diluaran meskipun dikendalikan dari dalam Rutan.

Tapi sepandai-pandainya tupai melompat suatu saat pasti akan terjatuh juga demikian juga dengan ulah ke-empat tahanan ini akhirnya tercium oleh Petugas Rutan.

Kepala Rutan Simson Bangun melalui Bidang Pelayanan Jhonson Tarigan ketika dikomfirmasi insan Pers membenarkan adanya kejadian Kamis 9 Januari 2020 tersebut dan sekarang sedang dalam proses penyelidikan dan pengembangan oleh pihak Satnarkoba Polres Tanah Karo.
Ditambahkan,apabila ada keterlibatan pegawai Rutan,kita tidak akan main-main dan akan menidak tegas serta memberikan sanksi berat sampai kepencopotan jabatan,ujar Jhonson.

Adapun ke empat warga binaan yang diduga terlibat memiliki narkotika jenis sabu tersebut, saat ini sedang menjalani putusan sidang di Pengadilan Negeri Kabanjahe, adapun nama-nama tahanan nakal ini diantaranya, S. Bangun ( 45 ) warga Desa Batukarang Kec Payung kasus narkoba hukuman 4,6 tahun, A.Purba ( 44 ) Warga Desa Batukarang Kec. Payung kasus narkoba hukuman 4 tahun, R.Tambun ( 30 ) Warga Hasang Kec. Kuala Selatan Kab. Labura, kasus narkoba hukuman 5 tahun.

Saat ini ke empat terduga jaringan pengedar narkoba ini sudah didalam penanganan Satresnarkoba Polres Karo,untuk selanjutnya silahkan hubungi pihak kepolisian pungkasnya menutup pembicaraan.
Kasatnarkoba Res Karo, AKP Rasmaju Tarigan SH melalui akun WAnya membenarkan kasus tersebut dan sekarang dalam tahap proses, jawabnya singkat

Red – Lia Hambali.