Bupati Karo : Berharap Gubsu Edy Rahmayadi Jalur Alternatif Berastagi – Sukamakmur.

  • Post author:
  • Post category:Home

POLSUSWASKIANA SUMUT KARO. Seringnya terjadi kemacetan di jalan lintas Medan РBerastagi membuat Pemerintah Karo berinisiatif untuk membuka akses jalan alternatif baru, karna jalan yang ada kurang memadai setiap hari libur tiba jalan ini dipastikan macet total baik akibat kepadatan kendaraan maupun akibar bencana alam, sementara jalan ini satu-satunya penghubung dari Medan menuju beberapa Kabupaten lain, seperti Tanah Karo, Pakpak, Dairi,

Terkadang kemacetan memakan waktu hingga 10 jam padahal jarak Medan – Berastagi hanya berjarak 70 km jarak tempu hanya 2 jam kalau tidak macet.

Jalan tol Medan – Berastagi sudah disuarakan ke Pemerintah pusat,hanya dari pusat menilai belum layak,usaha Pemkab Karo belum membuahkan hasil,namun usaha tidak hanya sampai disitu,Bupati Karo,Terkelin Brahmana,SH mencoba mencari terobosan baru dengan menawarkan gagasan agar dalam mengurangi kemacetan lalu lintas,diusulkan agar Pemerintah Provinsi membuka jalan alternatif dari Berastgi – Jaranguda,Lau Gedang,Suka Makmur masuk ke Tungtungan.

Rencana tersebut disambut baik oleh Stakeholder,pemangku kepentingan dan social Socited,salah satunya Forum Alumni Menwa Mahatara Sumut,mereka ini yang memfasilitasi pertemuan Bupati Karo dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Senin 20 Januari 2020 pukul 1.30 Wib diruang kerja Gubernur lantai 10 Medan.

Kedatangan Bupati Karo didampingi, Para Alumni Menwa Mahatara Sumut,diantaranya Bupati Serdang Bedagai Ir.H.Soekirman,Mitar Pelawi,SH,MM, Prof.DR Budiman Ginting,SH,Mhum,Prof Effendi Barus,PHD, Syamsul Rizal Damanik,SE,Ak, Dr.Zulfendri,Mkes,Sabam M Nainggolan,Spd, M.Rum Sitorus,Hasiholan Sidabutar,SE,MM, Suhendro Gunawan,SH,Abdi Santosa Ritonga,SE,MM, Letkol.Admin Marshal,Ssos,Msi dan Asisten I Pemerintahan Suang Karo – Karo,Kepala Bappeda Kab.Karo Ir.Nasib Sianturi.
Pada pertemuan itu Bupati Karo menyampaikan kepada Gubernur bahwa ada jalan alternatif baru, Medan – Berastagi,ada juga jalan alternatif dari Karo – Langkat, atau Serdang – Barusjahe – Deli Serdang, juga ada pilihan lain Berastagi – Lau Gedang – Suka Makmur – Tuntungan – Medan.

Jalur ini sudah ditinjau pada 18 – 19 Januari 2020 oleh Bappeda Karo bersama BBPJN II Wilayah Medan,ternyata jalan Existing sudah ada dari Berastagi ke Dusun Lau Gedang menuju Suka Makmur hanya masih jalan setapak,inilah jalan yang harus dibuka,jika pak Gubsu mendukung pembukaan jalan ini,karna ini masuk Wilayah Kab.Deli Serdang,kata Terkelin dihadapan Edy Rakmayadi.
Terlelin menambahkan, menurut hemat kami,jalan ini yang harus dibuka dari Lau Gedang – Suka Makmur berkisar 6 – 7 Km lagi,ujar Bupati Karo.
Sementara itu Mitar Pelawi,SH selaku pendiri Menwa Mahatara mengemukakan,dalam waktu dekat ini dirinya bersama Alumni Menwa akan melakukan Napak Tilas untuk membuktikan apakah jalan ini layak dijadikan jalan alternatif antara Medan – Berastagi,kami memiliki kewajiban dan tugas untuk memediasi,memfasilitasi dan menghubungkan pihak – pihak yang berkompeten demi kepentingan masyarakat luas dan demi majunya pembangunan Sumatera Utara kedepan,,ungkapnya.
Pada pertemuan itu Gubsu menyatakan, baru tahu ada jalan yang dapat menghubungkan Medan – Berastagi ,jika jalan ini dibuka tentu ini menjadi sebuah terobosan,saya akan dukung sepanjang itu kepentingan masyarakat,untuk itu saya persilahkan untuk di koordinasikan dengan Asisten III Bagian Administrasi Umum dan Aset, M.Fitriyus terkait pembukaan jalur alternatif ini,tandas Edy.
Sedangkan Ketua Komisi D DPRD Porvsu Anwar Sani Tarigan secara terpisah angkat bicara dan mengaku sebelumnya telah berkomunikasi dengan Bupati Karo terkait jalur alternatif ini.
DPRD- SU siap memperjuangkan bagaimana supaya jalur alternatif ini dapat terwujud demi mengurai kemacetan lalu lintas jalan Medan – Berastagi,akan segera ditindaklanjuti,oleh sebab itu dalam waktu dekat DPRD – SU melalui komisi D telah menjadwalkan akan meninjau kelapangan pada bulan Februari 2020 mendatang,ujarnya.

Lia Hambali Tanak Karo