Sebut Salib ada Setannya “Ustad Abdul Somad Tiba di Tanah Karo”.

POLSUSWASKIANA SUMUT. UAS hadiri Tabligh Akbar di Karo Hari ini jumat 15 Nopember 2019, mulai pukul 9.00 Wib, ribuan ummat muslim Karo berkumpul dilapangan Samura Kabanjahe, menunggu kedatanga Ustad Abdul Somat Batubara ( 42 thn )yang dijadwalkan hadir mengisi Tausiah pada Tabligh Akbar perayaan Maulid Nabi tahun 1441 H se-Kabupatek Karo.

Meski menunggu cukup lama ribuan ummat muslim ini tetap setia menunggu dibawah teriknya matahari,..

Tepat pukul 14.00 Wib UAS tiba dilapangan Samura Kabanjahe, dengan pengawalan yang begitu ketat, baik dari pihak kepolisian, Kokam, Banser dan FPI, bahkan wartawanpun tidak boleh mendekat.

Ketatnya pengawalan disinyalir karna beberapa hari ini terkesan adanya penolakan dari segelintir orang atas kedatangan UAS ke Tanah Karo, hal ini mengingat ceramahnya yang kotrapersial tentang Salib yang katanya didalam Salib ada syetan bergentayangan, penolakan ini dibuktikan dengan adanya spanduk2 menolak kedatangan Abdul Somat.

Sementara dalam ceramahnya UAS menyampaikan pujiannya atas keramah tamahan suku Karo dalam menyambut kedatangannya, beliau juga membahas tentang kerukunan Ummat beragama di Karo yang walaupun berbeda kepercayaan tapi tetap rukun dan damai, ini dilihat dari Tabligh Akbar sekarang, Pendetapun hadir ditengah2 kita, selain menjaga kerukunan antar Agama, Ummat muslim juga diminta sering2 berwakaf, bersedakoh kepada mereka yang kurang mampu, dan yang lebih penting mari kita bangun jiwa kita, kalau jiwa kita yang dibangun maka Insyah Allah kita akan terhindar dari niat korupsi, memakai narkoba dan menyakiti sesama,

Diakhir ceramahnya UAD mengajak ribuan Ummat Muslim Karo berzikir dan berdoa bersama demi kedamaian dan kemajuan Bangsa Indonesia,…

Kedatangan UAS tidak terlepas dari upaya Gerakan Peduli Dakwah Islam ( GERPEDAIS ) Karo dibawah binaan AL.Ustadz Abdul Azis Tarigan,LC dan Keluarga Besar Muslim Karo ( Kamka 93 ) bersama Ormas Islam lainnya, ujar Septa Perangin-angin selaku ketua Panitia Pelaksana didalam kata sambutannya,..

Red-Lia Hambali.