Nasibmu wahai para pejuang… Memperingati Hari Pahlawan.

POLSUSWASKIANA SUMUT. Nasibmu wahai para pejuang…
10 Nopember diperingati sebagai hari ” PAHLAWAN “, tapi benarkah upacara yang dilakukan oleh pemerintah betul2 mengingat sejarah perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga untuk merebut Negara ini dari tangan penjajah,…? Ataukah hanya seremonial belaka,…?

Hari ini Senin 11 Nopember 2019, Forkopimda Karo melaksanakan upacara dan tabur bunga ke Makam Pahlawan di Kota Kabanjahe, berlaku sebagai Irup Kapolres Karo, AKBP.Benny Hutajulu, Sik, turut hadir Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, Ketua DPRD Karo Iriani Beru Tarigan, Danyon 125/Si’Mbisa, Dandim 0205/TK, Kajari Karo dan tentunya para pejabat teras Kabupaten Karo serta para orang tua LVRI,.

Sangat disayangkan perhatian pemerintah Karo terhadap para pejuang 45 ini masih minim, mungkin satu2nya Kabupaten yang LVRI-nya tidak mempunyai kantor, tidak ada fasilitas apapun yang diberikan pemerintah kepada para orang tua kita Veteran, baik kantor maupun dana pembinaan tidak pernah mereka rasakan, kekantor ongkos sendiri, mau makan dan minum beli sendiri, tapi mereka tetap semangat datang kekantor setiap hari Senin-Kamis, padahal kantor yang mereka tempati (pinjam bekas kantor statistik yang udah pada lapuk) tepat bersebelahan dengan kantor DPRD yang megah, tapi tak satupun anggota Dewan yang terketuk hatinya untuk membuatkan anggaran buat dana pembangunan atau kesejahteraan Veteran, sungguh MIRIS…!!!

Diharapkan keadaan menyedihkan Veteran Karo yang tak mendapat perhatian dari Pemkab Karo ini bisa sampai ketelingah pemerintah pusat, karna mereka para orang tua kita ini hanya tinggal hitungan tahun bahkan bulan lagi mereka bisa menikmati hidup, mengapa pemerintah tidak bisa memberikan penghargaan sekedar kantor dan memberikan pakaian seragam disetiap hari2 besar mereka seperti 17 Agustus dan 10 Nopember yang disebut sebagai hari Pahlawan.

#Lia Hambali Tanah Karo.