Minta Agar Warnet Melarang Anak Sekolah Masuk di Jam Belajar.

PKRI CYBER – T. KARO. Meskipun pihak Polisi Pamong Praja gencar mengadakan razia anak sekolah di kede2 kopi, di internet, tetap aja masih banyak anak sekolah yang berani nongkrong dikede saat jam sekolah.

Miris kita melihat kenyataan ini, apakah kemajuan tehnolagi yang telah merubah cara pandang anak2 kita, hingga internet lebih penting daripada mengikuti pelajaran disekolah,..?

Tentu perlu perhatian lebih dari pada orang tua, agar bisa mengontrol anak2, pengawasan anak2 jangan hanya diserahkan kepada pihak sekolah sepenuhnya, dan juga belum perlu kiranya anak2 yang masih duduk dibangku SLTP diberikan HP Android yang mahal, karna dari sanalah awal mula pengaruh anak2 sering nongkrong dikede kopi, mereka mencari Wify gratis, ke internet dengan tarif rp 3000/jam, mereka bisa membuka situs2 yang belum tentu bisa membawa dampak positif bagi perkembangan mereka, intinya perlu kerjasama antar guru dan orang tua, dan perlu diberikan pemahaman kepada anak2 apa tanggung jawab mereka sebagai pelajar, orang tua harus bisa menjadi kawan cerita bagi anak2nya, anak2 perlu perhatian, mereka bukan hanya butuh HP baru, uang yang banyak, mereka butuh perhatian kita, untuk itu mari kita perhatikan anak2 kita agar jangan sampai mereka bilang sekolah, gak tahunya nongkrong dikede kopi atau internet hingga diamankan oleh Satpol.PP begini,…(Lia Hambali.)